
MENEMBUS LABIRIN TAKDIR MELALUI DOA : Sebuah Memoar Perjalanan Anak Desa Mengejar Cahaya di Al-Azhar
306 hlm; 14 x 20cm
Cetakan Pertama, Mei 2026
ISBN: (dalam proses)
Penulis : Ahmad Musyfiq
Penyunting : Syaa
Tata Letak : Qiara
Penyelaras Aksara : Redaksi Faith Books
Diterbitkan Oleh: Penerbit Faith Books
Harga: Rp85.000
Sinopsis:
“Terkadang, Allah mematahkan hatimu hanya untuk menunjukkan jalan yang lebih indah.”
Apa jadinya jika mimpi besarmu untuk menimba ilmu di Yaman tiba-tiba runtuh begitu saja? Bagi Ahmad Musyfiq, kegagalan itu bukanlah akhir, melainkan pintu masuk menuju labirin takdir yang lebih menantang. Sebuah jalan yang harus dilalui dengan kerasnya usaha dan langitnya doa, hingga akhirnya Al-Azhar menjadi pelabuhan takdir yang nyata.
Menjadi mahasiswa Al-Azhar ternyata bukan sekadar duduk di bawah naungan menara megah yang menembus awan. Di balik kemegahannya, ada perjuangan berdarah-darah: tentang rasa lapar yang tertahan, pedihnya kehilangan, hingga harga diri yang dipertaruhkan saat harus mencicil hutang demi sebuah pengobatan.
Di tengah hiruk-pikuk Kota Seribu Menara dan debu-debu jalanan Kairo yang menyesakkan, Musyfiq belajar satu hal: Bahwa ketika usaha manusia sudah sampai di batasnya, doa adalah satu-satunya navigasi yang mampu menembus tembok takdir yang paling keras sekalipun.
Sebuah memoar perjalanan yang jujur, menyentuh, dan membuktikan bahwa cahaya ilmu selalu tersedia bagi mereka yang tak pernah berhenti mengetuk pintu langit.
Pesan buku: wa.me/6282211904541